Tag Archive | nikmat

🌹 Allaahumma Balighnaa Ramadhan 🌹

Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin -segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam-. Ramadhan bagiku adalah satu dari sekian banyak nikmat dan rahmat Allah yang tak terhitung jumlahnya, di mana nikmat terbesar Allah adalah surga-Nya dan tidak ada kenikmatan dari kenikmatan atasnya selain memandang wajah Allah di surga kelak. Firman Allah:

Mereka di dalamnya (surga) memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami (ada) tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala) ” (QS Qaaf:35).

Continue reading

Advertisements

Iman Adalah Karunia Allah ♥

Untuk diri yang sangat mencintai kitab ilmu, membacanya, mempelajarinya, dan mengamalkannya. Untuk diri yang mudah menghadiri majelis-majelis ilmu. Untuk diri yang selalu membaca kalamullah dan mentadabburinya. Untuk diri yang sedang menghafalkan ayat-ayat suci Al-Quran. Untuk diri yang selalu menjaga sholatnya. Untuk diri yang berusaha menyempurnakan amalannya dan berakhlaq baik.
Untuk diri yang telah menjauhi kemunkaran dan maksiat.

Alhamdulillaadzi bi ni’matihi tatimmush-sholihaat. Segala puji bagi Allah atas setiap nikmat yang tercurahkan. Khususnya atas nikmat iman yang memenuhi hati-hati kita tersebut.

Yang mana kala itu setiap kesempitan terasa lapang. Setiap kesedihan, terkikis bagaikan batu karang. Hati menjadi tenang, tenteram, dan ringan tanpa beban. Dimana rasa lelah tak nampak kehadirannya.

Adakah diantara kita yang terlalu berbangga diri atas ilmu yang kita miliki meskipun ilmu itu sedikit? Bangga atas amal sholeh yang telah dilakukan? Bangga atas banyaknya kalamullah yang telah dihafal?
Tidak. Semua itu terjadi bukan karena “diri kita sendiri”, melainkan atas kehendak Allah. Allah lah yang menggerakan hati-hati kita untuk melakukannya.
Simaklah firman Allah berikut ini, “Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan….” (QS. Al-Hujurat: 7-8).

Bahkan, seseorang yang menjadi penghuni surga pun adalah karena karunia Allah.

Allah berfirman tentang ucapan penghuni Surga, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi hidayah kami ke (Surga) ini, dan kami tidak akan mendapat hidayah (ke Surga) kalau sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. ” (QS al-A’raaf: 43).

Telah jelas dalil-dalil yang menceritakan bahwa karunia & hidayah adalah murni berasal dari Allah. Jadi, masihkan berbangga diri atas semua amal & ibaadah kita? Seyogyanya orang yang beriman akan berfikir dan membuang rasa sombongnya. Karena, kebaikan tidak akan terjadi & kemunkaran tidak akan terhindarkan melainkan karena Allah semata.

Dan sebaiknya kita berdoa untuk meminta dan mempertahankan hidayah yang telah kita dapatkan. Adapun doa yang bisa dilafadzkan yaitu:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻤَّﺎﻫْﺪِﻧَﺎﻓِﻴﻤَﻨْﻬَﺪَﻳْﺖ
“Ya Allah, berikanlah hidayah kepadaku di dalam golongan orang-orang yang Engkau berikan hidayah.” (HR Abu Dawud no. 1425)

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﺍﻟﺘُّﻘَﻰ، ﻭَﺍﻟْﻌِﻔَّﺔَ ﻭَﺍﻟْﻐِﻨَﻰ
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, penjagaan diri (dari segala keburukan) dan kekayaan hati (selalu merasa cukup dengan pemberian-Mu). ” (HSR Muslim no. 2721).

*Faedah tabligh akbar bersama Syaikh Abdul Rozzaq*

Continue reading