Tag Archive | masalah belajar

PENGARUH METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR MATA KULIAH EKONOMI DI KELAS PENDIDIKAN AKUNTANSI REGULER 2012

BAB I

PENDAHULUAN

 

1. Latar Belakang Masalah

 

Belajar merupakan suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi dengan lingkungannya yang menghasilkan perubahan yang bersifat relatif konstan.[1] Dalam belajar ada suatu proses pemahaman dan mengingat setiap hal – hal yang baru yang berasal dari pengalaman. Namun, untuk dapat memahami dan mengingat setiap hal itu memerlukan suatu metode atau gaya belajar. Oleh karena itu, setiap mahasiswa biasanya memiliki permasalahan yang sama pada saat menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS), yaitu bagaimana cara untuk dapat memahami dan mengingat setiap bab dari mata kuliah yang telah disampaikan, bahkan dalam satu mata kuliah ekonomi mahasiswa harus dapat mempelajari 8 hingga 10 bab untuk UTS ataupun UAS.

Pada saat seperti ini, mahasiswa menggunakan berbagai metode belajar sehingga hasil UTS dan UAS nya tidak mengecewakan. Ada yang lebih memilih untuk membaca secara kontekstual atu dengan cara menjawab pertanyaan – pertanyaan yaitu dengan kecenderungan belajar visual, ada yang lebih suka mendengarkan yaitu kecenderungan belajar auditorial dan ada juga yang lebih senang mempraktekkan secara langsung misalkan dengan mengajarkan kembali kepada orang lain yaitu kecenderungan belajar kinestetis. Metode belajar yang digunakan mahasiswa disesuaikan dengan masalah belajarnya masing-masing.

Metode  belajar yang digunakan mahasiswa seharusnya dapat membantunya untuk dapat mengingat setiap bab dalam mata kuliah dengan baik. Saat ini banyak mahasiswa yang menggunakan metode belajar dengan cara mencatat. Namun mereka masih membuat catatan tradisional dalam bentuk tulisan linier panjang yang mencakup seluruh isi materi pelajaran sehingga catatan terlihat sangat monoton, membosankan dan berlembar- lembar kertas yang harus dibuka. Mencatat dengan cara ini terkadang juga mempunyai pengaruh buruk yaitu dapat menghilangkan topik -topik utama yang penting dari materi.

Mencatat hanya menggunakan sistem kerja otak kanan, yaitu yang berkaitan dengan urutan, rangkaian dan bilangan, tanpa imajinasi, asosiasi, pembesaran, keanehan, humor , warna, ritme, rasa, seksualitas dan sensualitas. Sehingga untuk membuat catatan yang baik perlu merubah tradisi itu dengan membuat kedua otak disertai sistem ingatan (Buzzan, 2002: 168).  Cara yang paling mudah untuk memasukan informasi kedalam otak dan untuk kembali mengambil informasi dari dalam otak adalah dengan Pemetaan masalah atau Peta pikiran yang sering disebut  Mind mapping.

Continue reading

Advertisements