Archives

🌹 Allaahumma Balighnaa Ramadhan 🌹

Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin -segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam-. Ramadhan bagiku adalah satu dari sekian banyak nikmat dan rahmat Allah yang tak terhitung jumlahnya, di mana nikmat terbesar Allah adalah surga-Nya dan tidak ada kenikmatan dari kenikmatan atasnya selain memandang wajah Allah di surga kelak. Firman Allah:

Mereka di dalamnya (surga) memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami (ada) tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala) ” (QS Qaaf:35).

Continue reading

Advertisements

# A Bar of Chocolate and a Piece of Souvenir #

Kurasa, ini belum saatnya bagi kami untuk menerima syukurmu. Apa yang kau realisasikan lewat ucapan maupun hadiah, belum pantas kami terima. Yaah, karna pada dasarnya kami masihlah ‘calon’, dan belum menjadi pendidik. Masih banyak hal yang perlu kami pelajari untuk meraih profesi mulia itu. Daaan, inilah satu proses diantaranya…  Continue reading

A Little Thing Called Dandelion

Dandelion.. Nama itu terdengar familiar tapi sekaligus asing. Mungkin familiar bila disandingkan dengan anime dan komik atau novel (?). Tapi dalam nyatanya, sangat terdengar asing. Jadi, itu apa? Seorang tokoh anime kah? Ahh bukan, girls.

Sedikit mengembara pada ingatan masa lalu, saat baju putih-merah menjadi seragam kebangsaan. Ingatkah ketika saat itu, mungkin kamu melihat bulu-bulu putih yang terbang ditiup angin? Ukurannya yang kecil, warnanya yang seputih salju, teksturnya yang lembut, gerakannya yang anggun, membuat dia mendapat julukan “putri”. Itu julukanku padanya, mungkin kamu punya julukan lain (?)

Well, Dandelion adalah sebuah bunga. Aku suka bunga, dan biasanya aku me-review bunga yang berwarna pink. Dandelion bukan berwarna pink, tapi aku tetap me-review nya. Kenapa? Karena dengan cara yang entah bagaimana, aku menemukannya istimewa  ^^

Continue reading

Al-‘Ilmu ♥

Semua orang sedang berjuang. Merangkak untuk mencari sebuah bekal yang disebut ilmu. Karna seyogyanya, ilmu itu tidak mendatangi kita. Tapi, kitalah yang harus mengejar ilmu.

Bukan tentang siapa yang lebih dulu mengenal sunnah atau ghiroh menuntut ilmunya lebih dulu tertanam. Tapi ini tentang seberapa keras usaha kita untuk mengumpulkan ceceran-ceceran ilmu itu. Sehingga dirinya merasa seakan sulit bernapas tanpa ilmu. Karna akhirnya lah yang menjadi tujuan. Seberapa banyak ilmu yang telah diperoleh. Seberapa banyak ilmu yang direalisasikan.

Untukmu sang Tholabul ilmi, ikhlaskan niat menuntut ilmu karena-Nya. Berdoalah pada-Nya agar Dia menambah ilmu yang bermanfaat dan menjaganya untukmu. Continue reading