✿ Faidah Hadits ke 58 ✿

9

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( اللهم إني أعوذ بك من علم لا ينفع وعمل لا يرفع ودعاء لا يسمع )) . رواه أحمد و ابن حبان و الحاكم

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, amal yang tidak diangkat (kelangit) dan do’a yang tidak didengar”. (Hadits sahih riwayat Ahmad, Ibnu hibban, dan Hakim) 

Penjelasan hadits: 

Dalam hadis ini Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengajari kita suatu doa perlindungan kepada Allah dari 3 hal :

Yang pertama adalah ilmu yang tidak bermanfaat, yaitu ilmu yang secara syariat tidak boleh dipelajari, seperti ilmu perdukunan atau ilmu batil lainnya yang dapat menimbulkan madharrat jika mempelajarinya, atau ilmu yang tidak dibarengi dengan pengamalan, seperti seseorang yang belajar ilmu agama namun tidak dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari serta tidak membuatnya lebih berakhlaq baik.

Begitu pula belajar ilmu syar’i namun semata-mata hanya untuk mencari keuntungan duniawi belaka, maka yang seperti ini diancam oleh Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam haditsnya :

(( من تعلم علما مما يبتغى به وجه الله لا يتعلمه إلا ليصب به عرضا من الدنيا لم يجد عرفا الجنة يوم القيامة ))

“Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang sepatutnya hanya ditujukan untuk mengharap wajah Allah namun ia tidak mempelajarinya melainkan hanya untuk mendapatkan kepentingan duniawi, niscaya ia tidak akan mencium bau surga di hari kiamat nanti”.

Dan dalam hadis ini Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- mendahulukan penyebutan “ilmu” sebelum penyebutan “amal”, karena amalan tanpa ilmu adalah kesesatan.

Hal yang kedua yaitu : Amal yang tidak diangkat ke langit, maksudnya amalan tersebut tidak diterima oleh Allah karena kurangnya keikhlasan serta terkontaminasi dengan Riya atau niat yang keliru, begitu amalan tidak diterima apabila tata caranya tidak mengikuti tuntunan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- , karena syarat diterimanya malah adalah harus ikhlas hanya karena Allah serta mutaba’ah yaitu mengikuti tuntunan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- .

Hal yang ketiga yang kita berlindung darinya adalah : doa yang tidak didengar, yakni doa yang dipanjatkan hamba tidak dikabulkan oleh Allah subahanahu wa ta’ala. Bisa jadi doa yang kita panjatkan tidak dikabulkan disebabkan kurangnya kita dalam menjaga adab-adab syar’i dalam berdoa, atau karena adanya penghalang lain yang membuat doa kita tertolak seperti makanan yang haram ataupun amalan maksiat yang kita lakukan.

3 hal inilah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ajari kita berlindung darinya, karena apabila ilmu tidak bermanfaat maka akan menjadi malapetaka bagi pemiliknya, begitu pula amalan jika tidak diterima maka Itu tanda bahwa orang mengamalkannya tertolak dan dimurkai oleh Allah, sedangkan doa apabila tertolak maka itu menandakan adanya penyakit pada orang yang berdoa tersebut.

اللهم إنا نعوذ بك من علم لا ينفع وعمل لا يرفع ودعاء لا يسمع والله تعالى أعلم. سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه جمعين

Ust Akhmad Fahrisan – Mahasiswa UIM semester akhir Fakultas Hadits

@Program Jodoh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s