Analisis Gaya Kepemimpinan Wirausaha Sukses – “Ayam Goreng Nyonya Suharti”

       I.            PERJALANAN USAHA “AYAM GORENG NY. SUHARTI”

Ayam Goreng Ny. Suharti pertama kali muncul sejak tahun 1962 di Yogyakarta. Rumah makan ayam Ny. Suharti ini dirilis oleh pasangan suami istri, yaitu Sachlan dan Suharti. Pada awalnya Ny. Suharti beserta suami menjual ayam gorengnya berkeliling dari rumah ke rumah di sekitar Yogyakarta. Setelah penjualannya meningkat, muncul keinginan untuk memperbesar usahanya dengan mendirikan rumah makan. Pada tahun 1969 berdirilah Rumah Makan Ayam Goreng Mbok Berek. Dengan modal Rp 300.000 rumah makan tersebut dapat dibangun di atas atas tanah seluas 1.000 m2, yaitu di kawasan Babasari, Yogyakarta.

Pada awal mula usaha, Ny. Suharti menggunakan nama Mbok Berek sebagai mereknya. Dinamakan Mbok Berek karena Ny. Suharti masih keturunan ketiga Mbok Berek yang juga merupakan pengusaha Ayam Goreng. Namun setelah beberapa tahun kemudian yaitu tahun 1972, Ny. Suharti mengubah nama rumah makannya dengan nama “Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti”. Dan setelah tiga belas tahun kemudian, ia berani membuka cabang-cabangnya di berbagai kota. Hingga tahun 1998, sedikitnya ada 14 Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti tersebar di Yogyakarta, Bandung, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, dan Medan.

Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti ini mengalami pemecahan kepemilikan. Pada awalnya yaitu tahun 1962, rumah makan tersebut dimiliki oleh Ny.Suharti dan suaminya. Tetapi setelah 30 tahun menjalankan bisnis, usaha tersebut terpecah karena masalah keluarga. Pada tahun 1992 Ny. Suharti mendirikan rumah makan sendiri dan terpisah dengan suaminya. Logo Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti pun mengalami perubahan. Logo awal usaha tersebut adalah  bergambar dua ayam dengan huruf S di tengahnya dan tulisan Ny. Suharti. Kemudian berganti menjadi logo dengan potret Ny. Suharti yang memakai busana Jawa.

Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti adalah rumah makan jawa yang anggun dengan rasa dan suasana istimewa yang dikelola dengan apik oleh tenaga-tenaga yang terampil ramah-tamah, dan ahli di bidangnya. Pemotongan ayam terjamin kehalalannya. Selain itu bahan utama yang digunakan adalah ayam kampung. Hal itu karena ayam jenis ini memiliki serat yang cukup banyak dan renyah untuk dimakan hingga tulangnya. Ayam goreng Ny. Suharti menyediakan berbagai menu yang lezat serta bergizi tinggi dan vitamin yang utuh. Oleh karena itu, Ayam Goreng Ny. Suharti memiliki motto “Soal Rasa, Kamilah Empunya”.

Agar rahasia resep makanan bumbu Ayam Goreng Ny. Suharti tetap terjaga, kuncinya adalah meracik seluruh bumbu ayam goreng di kantor pusatnya di Yogyakarta. Kemudian setelah itu, baryu dikirim ke 14 rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti yang telah tersebar di enam kota tersebut. Dengan cara ini, selain kerahasiaan bumbunya tetap terjaga, cita rasa ayam gorengnya pun tetap terjamin. Selain itu, Ny. Suharti juga melakukan promosi pada orang-orang yang baru dikenalnya.

Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti ini merupakan perusahaan perorangan yang di bangun berdasarkan prinsip kekeluargaan. Konsep kekeluargaan diterapkan pada Pimpinan dan Karyawan. Dimana setiap karyawan dituntun untuk menciptakan hubungan yang harmonis, perasaan saling memiliki serta tanggung jawab bersama. Konsep inilah yang menjadi rumah makan Ayam Goreng Ny.Suharti terlihat lebih unik dan mendapat preferensi khusus dari konsumennya.

       I.            ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN

 

Ny. Suharti adalah salah satu seorang wirausaha wanita yang sukses dalam usahanya. Menciptakan suatu produk baru yang sebelumnya belum dikenal oleh masyarakat luas dan memasarkannya dengan baik. Walau usaha diawali dengan menggunakan nama keluarga, tapi pada akhirnya Ny. Suharti berani memisahkan diri dan memakai nama sendiri. Bahkan kini, Ayam Goreng Ny. Suharti sudah bisa bersaing dengan ayam goreng milik keluarganya tersebut.

Modal yang minim juga tidak menyurutkan tekad Ny. Suharti untuk mengembangkan usahanya, yaitu dari berjualan keliling hingga membangun sebuah rumah makan. Selain itu,  masalah perceraian dengan suaminya juga tidak menghalangi atau menurunkan semangat Ny. Suharti untuk terus berwirausaha. Ny. Suharti mempunyai personal power yang diperlukan oleh seorang wirausaha. Sehingga ny. Suharti mampu membedakan urusan keluarga dengan bisnis. Dan inilah yang mengantarkan Ny. Suharti kepada kesuksesan dalam berwirausaha seperti saat ini.

Ny. Suharti mempunyai kemampuan technical skill, yaitu kemampuan untuk melakukan pekerjaannya. Walaupun Ny. Suharti memiliki sejumlah karyawan yang membantunya, tapi Ny. Suharti mampu mengerjakan pekerjaannya sehingga ia bisa mengembangkan resep keluarga menjadi resep ayam yang khas miliknya. Selain itu, sikap-sikap kewirausahaan juga hadir dalam dirinya. Diantaranya Ny. Suharti memiliki keberanian untuk memulai usaha, memiliki kreativitas untuk mengembangkan resep ayam gorengnya, memiliki tanggung jawab, integritas, serta kesabaran dalam mengelola usaha sehingga saat ini usahanya sudah makin meluas.

Kemampuan entrepreneurial sangat menonjol dan terlihat ketika peralihan atau pemecahan kepemilikan Ayam Goreng Ny. Suharti ini. Karena Ny. Suharti mampu memenejemen dan mengatur sehingga ia tetap bisa menjalankan usaha ayam gorengnya ini. Dan dari perjalanan usahanya inilah dapat diketahui bahwa Ny. Suharti memiliki gaya kepemimpian yang baik, yaitu yang meliputi Directing, Coaching, Suporting, dan Delegating.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s